Bankai
Bankai adalah wujud kedua dari Zanpakutou. Untuk mendapatkannya, seorang shinigami harus mampu mematerialisasikan jiwa zanpakutounya ke dunia nyata dan mengendalikannya. Berada dalam wujud bankai biasanya menguras tenaga lebih banyak, dan sulit untuk berada dalam wujud bankai dalam waktu lama. Jika pemiliknya berada di ambang kematian, wujud bankai akan menghilang dan kembali ke wujud tersegel.
Bankai tidak memiliki ‘kata perintah’ untuk diaktifkan, tapi umumnya shinigami akan mengucapkan kata ‘bankai’ terlebih dahulu sebelum mengaktifkannya. Kemudian, sebagai wujud yang merupakan materialisasi dari wujud jiwa Zanpakutou, umumnya bankai akan berbentuk menyerupai makhluk besar atau memberi efek yang memiliki karakteristik serupa dengan jiwa Zanpakutou. Wujud Bankai juga akan memperpanjang nama dari Zanpakutou (misalnya Kuchiki Byakuya yang tadinya Senbonzakura menjadi Senbonzakura Kageyoshi).
Di antara keluarga bangsawan di Soul Society, hanya satu orang dalam beberapa generasi yang mempunyai kekuatan spiritual yang diperlukan untuk memperoleh Bankai. Latihan beratus-ratus tahun dalam menggunakan Zanpakutou membuat Bankai hanya dimiliki oleh tiga belas Taichou yang ada pada Gotei 13.
Zanpakutou (pedang pemotong roh) adalah senjata yang digunakan oleh para Shinigami (dewa kematian) di Bleach. Zanpakutou pada umumnya berbentuk katana (pedang Jepang). Seperti pedang yang membutuhkan kemampuan dan seni untuk menguasainya (swordmanship), maka Zanpakutou juga memiliki seni serupa. Seni dalam menggunakan Zanpakutou disebut Zanjutsu.
Yang membedakan Zanpakutou dengan pedang biasa adalah setiap Zanpakutou memiliki jiwa yang mendiami masing-masing pedang. Jiwa yang mendiami tersebut membuat Zanpakutou bisa mengirim roh Plus ke Soul Society, menyucikan Hollow, dan berubah menjadi wujud yang lebih kuat.
Jiwa Zanpakutou merupakan bagian dari jiwa pemiliknya juga, oleh karena itu tidak jarang jiwa Zanpakutou memiliki sifat yang mirip dengan pemiliknya. Zanpakutou tidak bisa ditempa layaknya pedang biasa, karena Zanpakutou terbentuk dari kekuatan spiritual pemiliknya. Hal ini juga menyebabkan sebuah Zanpakutou yang rusak tidak bisa diganti dengan Zanpakutou yang baru, tapi akan meregenerasi kembali setelah beberapa waktu.
Bentuk dan kekuatan Zanpakutou selalu merefleksikan diri pemiliknya; seperti Zanpakutou Kurosaki Ichigo (Zangetsu) yang menggambarkan diri Ichigo yang berkekuatan spiritual besar. Sementara itu sulit bagi seorang Shinigami untuk memakai Zanpakutou yang bukan miliknya sendiri, dan satu-satunya orang yang bisa melakukan hal ini dengan baik adalah Tousen Kaname.
Sealed Zanpakutou
Zanpakutou bisa memiliki tiga wujud: wujud tersegel, shikai, dan bankai. Dua wujud terakhir hanya bisa dimiliki oleh Shinigami jika ia bisa berkomunikasi dan mengendalikan jiwa yang ada di dalam Zanpakutounya.
Zanpakutou dalam wujud tersegel berbentuk katana biasa. Zanpakutou dalam wujud ini yang biasanya dibawa oleh Shinigami, dan baru akan diubah ke wujud shikai jika diperlukan. Jika seorang Shinigami mempunyai kekuatan spiritual yang besar tapi tidak bisa mengendalikannya, maka Zanpakutou yang dimilikinya akan mempunyai ukuran yang besar, seperti yang dipunyai oleh Kurosaki Ichigo pada masa awal ia menjadi Shinigami.
Shinigami yang tidak bisa berkomunikasi dengan jiwa yang ada di dalam zanpakutounya memiliki Zanpakutou tanpa nama yang disebut Asauchi.
Shikai adalah wujud pertama dari Zanpakutou. Untuk mendapatkannya, seorang Shinigami harus mengetahui nama yang dimiliki oleh jiwa Zanpakutou yang juga menjadi nama dari pedangnya. Jiwa zanpakutou sudah memiliki namanya sendiri, oleh karena itu seorang Shinigami tidak bisa sembarang memberi nama Zanpakutounya. Ia harus mampu berkomunikasi dengan jiwa zanpakutounya dulu. Seorang Shinigami yang bisa menggunakan shikai menandakan kemampuannya mengendalikan zanpakutou miliknya.
Untuk mengaktifkan wujud shikai, shinigami harus mengucapkan ‘kata perintah’ terlebih dahulu. ‘Kata perintah’ setiap shinigami bervariasi; ada yang berupa sepatah kata saja dan ada pula yang berupa puisi singkat. Shinigami yang bisa menggunakan bankai umumnya bisa mengaktifkan wujud shikai tanpa mengucapkan sepatah kata pun.
Zanpakutou dalam wujud shikai akan berubah bentuk agar bisa melakukan kemampuan-kemampuan khusus yang dimilikinya. Kemampuan khusus yang dimiliki oleh Zanpakuto memiliki nama tertentu yang harus diucapkan sebelum dilancarkan agar mempunyai efek yang maksimal. Bentuk zanpakutou dalam wujud shikai umumnya masih berupa pedang, tapi tidak menutup kemungkinan bentuk-bentuk lain seperti kapak, pisau, tombak, maupun senjata lainnya.
Shinigami seperti Kurosaki Ichigo dan Zaraki Kenpachi yang berkekuatan spiritual besar tidak bisa menyegel Zanpakutou-nya dan terus berada dalam wujud shikai.
Kidou
Kidou (demon arts/jurus iblis) adalah sihir yang digunakan oleh para Shinigami untuk bermacam keperluan seperti: menyerang, menyegel atau menyembuhkan. Untuk mengeluarkan Kidou, seorang Shinigami diharuskan berkonsentrasi menyalurkan energi rohnya beserta melafalkan mantra dan melakukan berbagai variasi segel dengan tangannya.
Kidou sendiri terdiri dari dua jenis: Bakudou (kidou penyegel) dan Hadou (kidou penyerang). Setiap jenisnya terdapat 99 mantra Kidou yang bernomor urut 1 hingga nomor 99. Nomor dari Kidou tersebut mengindikasikan tingkat kesulitan dari tiap-tiap mantra Kidou, yang berarti Kidou bernomor 1 adalah Kidou yang paling mudah diinkantasikan sedangkan Kidou bernomor 99 adalah Kidou yang paling susah.
Walaupun begitu, para Shinigami pengguna Kidou yang sudah menjalani beberapa latihan dan sudah terbiasa menggunakan Kidou bisa mengeluarkan Kidou tanpa melafalkan mantra (eishou haki) seperti yang dicontohkan oleh Aizen Sousuke saat mengeluarkan Hadou #99, Kurohitsugi. Hanya saja apabila diinkantasikan tanpa pelafalan mantra, efek dari kekuatan Kidou akan berkurang.
Bakudou
1. Sai (pengikat) - mengunci kedua lengan target di belakang punggungnya.
4. Hainawa (tali menjalar) - mengikat lengan target dengan energi berbentuk tali.
9. Geki (serang) - mengelilingi target dengan cahaya merah yang berakibat kelumpuhan pada target.
dan mengetahui lokasi kekuatan roh yang difokuskan oleh pengguna kidou.
63. Sajo Sabaku (ikatan rantai pengikat) - mengikat target dengan rantai besar yang terbuat dari pasir.
75. Gochuutekkan (lima pilar besi penahan) - memanggil lima pilar besar untuk menghantam dan mengunci target.
77. Tenteikuura (kereta roda surgawi dari langit sutera) - mengirimkan pesan ke beberapa roh yang ditujukan.
99. Bagian 1: Kin (segel) - mengikat kedua lengan target dengan kain spiritual dan beberapa lempengan besi.
99. Bagian 2: Bankin (segel keseluruhan) - terdiri dari tiga langkah. Langkah pertama: Shiryu (ikatan terpatah), mengikat target dengan kain spiritual. Langkah kedua: Hyakurensan (seratus kuncian tergabung), menusuk target dengan besi tajam. Langkah terakhir: Bankin Taiho (larangan besar, segel keseluruhan), menjatuhkan bongkahan besi dari atas hingga menimpa target.
Hadou
1. Sho (dorong) - mendorong target agar menjauh dari pengguna.
4. Byakurai (kilatan putih) - menembakkan petir dari jari pengguna mantra.
31. Shakkahou (meriam api merah) - menembakkan energi spiritual berupa bola api ke musuh.
63. Raikouhou (meriam guntur) - menembakkan energi listrik yang besar untuk menghancurkan target.
90. Kurohitsugi (peti mati hitam) - mengelilingi target dengan energi spiritual berupa balok hitam yang besar, kemudian menusuk-nusuk target dengan ratusan tombak energi, mengakibatkan kerusakan parah pada seluruh bagian tubuh target.
Lainnya
00. Hakufuku (rayapan putih) - digunakan Hinamori Momo untuk membuat para penjaga tidak sadarkan diri saat ia di penjara. Dalam anime, Hakufuku dilabeli sebagai bakudou tanpa nomor.
00. Kyomon (gerbang cermin) - digunakan Hitsugaya Toushirou untuk menyegel kamar Hinamori Momo saat berada di rumah sakit. Menciptakan penghalang seperti kaca, sulit ditembus dari luar namun mudah dihancurkan dari dalam.
Sumber: http://secretscommunity.blogspot.com/2009/02/bankai-hollow-n-zanpaktuou.html
2 komentar:
:e:
:h:
Posting Komentar
Blog ini telah ber-status Do-Follow, jadi banyak-banyak kamu ber-komentar ya