Secarik Larik dalam Kehidupan Abadi
Dalam rajutan benang-benang cinta
Merangkai sebuah kata kata permata
Semesta menatap bahagia
Komet-komet melenceng dari orbitnya
Terpaku
Melihat cinta dalam penatmu
Secarik kertas,
Sebuah pena,
Kau rangkai kata-kata sayang
Mekaran bunga tulip menjadi saksi bisu
Antara mawar dan ayah
Dalam pernikahan abadi kalian
14 februari, hari ini cinta
Ukiran abadi terukir di lubuk hatimu
Pahatan bahagia
Pahatan setia
Selamanya.
Cukup untuk senyum 1 menitmu
Kurelakan semesta dan orbitnya.
Puisi ini bersumber dari : http://www.gudangpuisi.com/2011/02/secarik-larik-dalam-kehidupan-abadi.html#ixzz1c0agNmeh Share
0 komentar:
Posting Komentar
Blog ini telah ber-status Do-Follow, jadi banyak-banyak kamu ber-komentar ya